Rabu, 20 Januari 2010

Ayah Ku Tersayang



hening malam dlm gerimis terpancar kerinduan pdmu

ruang rindu berisi sejuta kenangan tentangmu

sosok mu melekat dihidupku

jiwamu berkorban mencari penghidupan

berjuang sekuat tenaga demi keluarga tercinta

kau peras keringatmu,membanting tulang

hingga mentari membakar kulitmu

engkaulah pria hebat yang menjadi sandaran hidupku

inspirasiku untuk berjuang meniti masa depan

meski bibirku tak pernah ucapkan cinta

meski tanganku tak pernah lukiskan sayang

meski ragaku jauh darimu

kau kan selalu ada dalam hatiku untuk selamanya

semoga mentari esok masih pertemukan ku denganmu

maafkan anakmu yang belum bisa engkau banggakan



aku sungguh menyayangimu ayah

0 comments: