Senin, 11 Januari 2010

Elemen Dasar Pemotongan Pada Proses Bubut

Elemen – elemen pada dasar pemotongan pada proses bubut dapat diketahui dengan rumus yang dapat diturunkan dengan memperhatikan gambar teknik,di mana di dalam gambar teknik dinyatakan spesifikasi geometrik suatu produk komponen mesin yang di gambar.setelah itu harus dipilih suatu proses atau urutan proses yang digunakan untuk membuatnya. Salah satu cara atau prosesnya adalah dengan bubut, pengerjaan produk, komponen mesin, dan alat – alat menggunakan mesin bubut akan ditemui dalam setiap perencanaan proses permesinan.untuk itu perlu kita pahami lima elemen dasar permesinan bubut,yaitu :
1. kecepatan potong (cutting speed) : v (m/min)
2. gerak makan (feed rate ) : f (mm/rev)
3. kedalaman pemakanan (depth of cut) : a (mm)
4. waktu pemotongan (cutting time) : tc (min)

1.Kecepatan potong (cutting speed)
Kecepatan potong adalah panjang ukuran lilitan pahat terhadap benda kerja atau dapat juga disamakan dengan panjang tatal yang terpotong dalam ukuran meter yangdiperkirakan apabila benda kerja berputar selama satu menit. Sebagai contoh, baja lunak dapat dipotong sepanjang 30 meter tiap menit. Hal ini berarti spindel mesin perlu berputar supaya ukuran mata lilitan pahat terhadap benda kerja (panjang tatal) sepanjang 30 meter dalam waktu putaran satu menit. Karena ukuran benda kerja berbeda – beda, maka :



2.Kecepatan Gerak Pemakanan
Kecepatan gerak pemakanan adalah kecepatan yang dibutuhkan pahat untuk bergeser menyayat benda kerja tiap radian per menit. Kecepatan tersebut dihitung tiap menit. Untuk menghitung kecepatan gerak pemakanan didasarkan pada gerak makan (f).
Gerak makan ini biasanya disediakan dalam daftar spesifikasi yang dicantumkan pada mesin bubut bersangkutan. Untuk memperoleh kecepatan gerak pemakanan yang kita inginkan kita bisa mengatur gerak makan tersebut.untuk menghitung kecepatan gerak pemakanan dapat kita rumuskan sebagai berikut :



3.Kedalaman pemakanan
Kedalaman pemakanan adalah rata – rata selisih dari diameter benda kerja sebelum dibubut dengan diameter benda kerja setelah di bubut. Kedalaman pemakan dapat diatur dengan menggeserkan peluncur silang melalui roda pemutar (skala pada pemutar menunjukan selisih harga diameter).
Kedalaman pemakanan dapat diartikan pula dengan dalamnya pahat menusuk benda kerja saat penyayatan atau tebalnya tatal bekas bubutan. Kedalaman pemakan dirumuskan sebagai berikut :



4.Waktu pemotongan
Waktu pemotongan bisa diartikan dengan panjang permesinan tiap kecepatan gerak pemakanan. Satuan waktu permesinan adalah milimeter. Panjang permesinan sendiri adalah panjang pemotongan pada benda kerja ditambah langkah pengawalan ditambah dengan langkah pengakhiran, waktu pemotongan dirumuskan dengan :

DASAR RODA GIGI TRANSMISI

  • Transmisi daya ( Power transmission)

    Transmisi daya adalah upaya untuk menyalurkan/memindahkan daya dari sumber daya (motor diesel,bensin,turbin gas, motor listrik dll) ke mesin yang membutuhkan daya ( mesin bubut, pumpa, kompresor, mesin produksi dll).

    Ada dua klasifikasi pada transmisi daya :

    • Transmisi daya dengan gesekan ( transmission of friction) :
      • Direct transmission: roda gesek dll.
      • Indirect transmission : belt (ban mesin)
    • Transmisi dengan gerigi ( transmission of mesh) :
      • Direct transmission : gear
      • Indirect transmission : rantai, timing belt dll.


         

  • Jenis Profil gigi pada roda gigi :
    • Profil gigi sikloida ( Cycloide)

      struktur gigi melengkung cembung dan cekung mengikuti pola sikloida .

      Jenis gigi ini cukup baik karena presisi dan ketelitiannya baik , dapat meneruskan daya lebih besar dari jenis yang sepadan, juga keausannya dapat lebih lama. Tetapi mempunyai kerugian, diantaranya pembuatanya lebih sulit dan pemasangannya harus lebih teliti ( tidak dapat digunakan sebagai roda gigi pengganti/change wheel), dan harga lebih mahal .

    • Profil gigi evolvente

      struktur gigi ini berbentuk melengkung cembung, mengikuti pola evolvente.

      Jenis gigi ini struktur cukup sederhana, cara pembuatanya lebih mudah, tidak sangat presisi dan maupun teliti, harga dapat lebih murah , baik ekali digunakan untuk roda gigi ganti. Jenis profil gigi evolvente dipakai sebagai profil gigi standard untuk semua keperluan transmisi.

    • Profil gigi khusus

      misalnya; bentuk busur lingkaran dan miring digunakan untuk transmisi daya yang besar dan khusus ( tidak dibicarakan)

  • Bentuk Gigi :
    • Gigi lurus ( spur gear)

      bentuk gigi ini lurus dan paralel dengan sumbu roda gigi

    • Gigi miring ( helical gear)

          bentuk gigi ini menyilang miring terhadah sumbu roda gigi

    • Gigi panah ( double helical / herring bone gear)

          bentuk gigi berupa panah atau miring degan kemiringa berlawanan

    • Gigi melengkung/bengkok (curved/spherical gear )

          bentuk gigi melengkung mengikuti pola tertentu ( lingkaran/ellips)

  • Kerjasama roda gigi :
    • Sumbu rodagigi sejajar/paralel:

          Dapat berupa kerjasama rodagigi lurus, miring atau spherical

    • Sumbu rodagigi tegak lurus berpotongan :

      Dapat berupa roda gigi trapesium/payung/ bevel dengan profil lurus(radial), miring(helical) atau melengkung(spherical)

    • Sumbu rodagigi menyilang tegak lurus :

      Dapat berupa rodagigi cacing(worm), globoida, cavex, hypoid, spiroid atau roda gigi miring atau melengkung.

    • Sumbu rodagigi menyilang :

          Dapat berupa rodagigi skrup(screw/helical) atau spherical.

    • Sumbu roda gigi berpotongan tidak tegak lurus :

          Dapat berupa roda gigi payung/trapesium atau helical dll

  • Syarat dua roda gigi bekerja-sama:

    Beberapa hal yang cukup penting pada kerjasama roda gigi , apabila dua roda gigi atau lebih bekerja sama maka :

    • Profil gigi harus sama ( spur atau helical dll)
    • Modul gigi harus sama ( modul gigi adalah salah satu dimensi khusus roda gigi)
    • Sudut tekanan harus sama ( sudut perpin dahan daya antar gigi)

    Modul gigi adalah besaran/dimensi roda gigi, yang dapat menyatakan besar dan kecilnya gigi Bilangan modul biasanya bilangan utuh, kecuali untuk gigi yang kecil. (Bilangan yang ditulis tak berdimensi, walaupun dalam arti yang sesungguhnya dalam satuan mm )

    Sudut tekanan adalah sudut yang dibentuk antara garis singgung dua roda gigi dan garis perpindahan gaya antar dua gigi yang bekerja sama.


 


 

Minggu, 10 Januari 2010

Perawatan Mesin Bubut

Seperti pada umumnya mesin,maka mesin bubut memerlukan perawatan yang baik,agar ia dapat selalu siap untuk dioperasikan.Perawatan mesin produksi dilakukan secara umum dan khusus.Petunjuk perawatan umum pada mesin bubut biasanya telah diberikan oleh pabrik pembuat mesin,sedangkan perawatan khusu harus dicari berdasarkan pengalaman dan berdasarkan teori-teori mengenai perbaikan terhadap peralatan atau mesin.

  1. Perawatan Umum

    Untuk menjaga agar mesin tidak cepat rusak diperlukan perawatan dan pengoperasian yang benar dan seksama.prosedur perawatan mesin bubut ini adalah:

    1. Mesin bubut ini tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung
    2. Dalam pelaksanaan perawatan seperti pengantian oli pelumasan mesin dan pemberian grease,diharuskan memakai oli yang dipersyaratkan oleh pabrik pembuat mesin
    3. Setelah selesai mengoperasikan mesin,bersihkan bagian-bagian mesin dari beram-beram hasil pemotongan dan cairan pendingin.
    4. Untuk pemasangan benda kerja pada poros utama,tidak diperkenakan memukul benda kerja secara keras dengan mengunakan palu/hammer
    5. Jaga dan perhatikan secara seksama selama pengoperasian mesin,jangan sampai beram-beram yang halus dank eras terutama beram besi tulang jatuh ke meja mesin dan terbawa oleh eretan.
    6. Setelah selesai mengoperasikan mesin,atur semua handel-handel pada posisi netral dan mematikan sumber tenaga mesin
  2. Perawatan khusus

    Perawatan khusus ini dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat,berdasarkan pengalaman dan buku petunjuk perawatan yang diberikan oleh pabrik pembuat mesin.

    1. Motor utama (motor pembangkit)

      Ada dua kerusakan yang biasa terjadi pada motor pembnagkit yaitu:

  • Motor tidak mampu bekerja

    Ada 7 kemungkinan yang menyebabkan motor pembangkit tidak mau bekerja:

    • Tegangan dari sumber tenaga yang masuk kemotor pembangkit rendah,sehingga tidak sanggup membangkitkan motor pembangkit
    • Arus yang masuk ke motor pembangkit beda phasanya, maka diperlukan pengikuran arus yang masuk satu phasa atau tiga phasa sesuai dengan motor pembangkit.
    • Sekring pada circuit breaker putus/terbakar,apabila terjadi hal yang demikian,maka gantilah sekring tersebut dengan yang baru dan spesifikasi yang sama.
    • Tidak sempurnanya kontak-kontak pada switch atau saklar.
    • Coil pada saklar terbakar
    • Tidak terjadi hubunga pada kontak limit switch
    • Rem motor tidak berfungsi secara baik
  • Motor cepat panas

    Ada dua penyebab yang mengakibatkan motor penggerak menjadi cepat panas yaitu :

    • Perbedaan tegangan

      Periksa tegangan listrik yang masuk

    • Beban motor yang berlebihan

      Dengan adanya beban yang berlebihan dari yang ditentukan akan dapat menimbulkan panas berlebihan pada yang berlebihan pada motor pengerak,untuk itu perlu diatur kembali beban agar sesuai dengan yang telah ditentukan

  1. Kepala tetap

    Pada mesin bubut adalah memegang kunci utama pada keberhasilan pekerjaan mengunakan mesin bubut. Kerusakan yang umum terjadii pada kepala tetap mesin bubut di antaranya adalah:

    1. Putaran poros utaa tersendat-sendat
    2. Putaran poros utama terlalu berat
    3. Suhu atau temperature pada kepala lepas terlalu tinggi
    4. Terjadinya suara yang bising pada kepala lepas
    5. Tidak senter
  2. Eretan

    Kesalahan atau kerusakan yang sering timbul pada eretan adalah sebagai berikut:

    1. Eretan sangat berat meluncur pada mesin bubut.penyelesaianya lakukan pemeriksaan baut-baut penyetel kerapatan eretan,apabila terlalu kuat longarkan baut-baut tersebut.
    2. Hasil pekerjaan tidak rata.hal ini terjedi karene adanya ganguan pada pinion gear.usaha mengetasinya ialah dengan memperbaki gigi pinion atau menganti gigi pinion yang baru
    3. Pemakanan pada benda kerjs tidak rata pada waktu langkah otomatis atau penyayatan otomatis.hal ini disebabkan oleh tidak senternya poros trasportir.
    4. Terlalu berat pada waktu pemotongan menyilang.kemungkinan ini disebabkan terlalu kuatnya pengikat baut untuk pemotonga menyilang.
    5. Tidak rata permukaan penyayatan menyilang (facing).hal ini kemungkinan di sebabkan tidak tepatnya penyetelan baut-baut pengikat poros utuk pemakanan.
    6. Teralalu keras gerakan toolpost.hal ini disebabkan oleh gangguan pemasangan pasak.
    7. Kedudukan toolpost kurang teliti sehingga pemakanan kurang baik.
    8. Pompa pada apron sangat sulit dioprasikan.hal ini disebabkan minyak pelumas yang sudsh kotor.lakukan pembersian atau pengantian minyak pelumas serta membersihkan pipa-pipa salurannya.
  3. Kepala lepas

    Kepala lepas mudah bergetar atau tidak setabil selsms pelaksanan pembubutan. Jika hal ini terjadi kemungkinan ialah kurang kuatnya pengikat baut pengikat kepala lepas dengan meja atau rangka mesin.


     


 


 

Proposal Wirausaha Pembuatan Bubuk Kopi

A.Ringkasan Eksekutif

1.Latar belakang
Kopi merupakan salah satu jenis tanaman yang hidup di Indonesia.Tanaman tersebut tumbuh didataran tinggi dengan udara yang dingin seperti halnya didaerah tempat saya tinggal banyak terdapat jenis kopi yang tumbuh disana mulai dari arabika sampai tugusari.Kopi mempunyai manfaat bagi manusia diantaranya adalah sebagai minuman berkhasiat bagi tubuh kita,selain itu digunakan juga sebagai campuran membuat makanan ataupun kue.Untuk itu diperlukan sebuah pengolahan untuk menjadikan kopi bermanfaat
2.Tujuan Bisnis
Tujuan saya melakukan bisinis ini adalah sebagai upaya saya untuk belajar berwirausaha,untuk mendapatkan hasil keuntungan yang bermafaat bagi kelangsungan hidup selain itu juga untuk membuka lapangan pekerjaan yang baru.
3.Gambaran umum bisnis
Bisnis pembutan bubuk kopi ini meliputi dari proses pengglingan kopi ,mengoven kopi,penggilingan menjadi bubuk serta mengemas bubuk tersebut dalam kemasan.

B.Derskripsi produk

1.Desain
Dalam bisnis ini yang paling utama adalah bahan baku berupa kopi setelah itu kita siapkan tempat untuk mesin penggiling,oven dan penjemuran kopi.supaya produk ini berjalan terus maka kita harus melakukan penimbunan bahan baku karena pohon kopi tidak bisa berbuah secara terus menerus tetapi hanya dapat berbuah dalam jangka satu tahun sekali.
2.Teknologi
Teknologi yang digunkan dalah teknologi sederhana yang tetap guna.
3.Keunikan
Produk ini adalah dari segi rasa karena rasa adalah segalanya.rasa dari produk ini berbeda dengan yang lain karena bubuk asli tanpa campuran
4.Daya saing
Untuk meningkatkan daya saing dipasaran maka saya akan menawarkan produk bubuk kopi asli tanpa campuran seperi jagung ataupun beras.

C.Analisa pasar

1.segmen Pasar
Segmen pasar yang kami tuju adalah semua elemen pasar
2.Target pasar
Pasar yang ingin dicapai merupakan pasar tingkat daerah mulai dari ekonomi menegah kebawah ataupun menengah keatas.produk ini juga harus mengikuti tren pasar saat ini dengan cara membuat kemasaan produk yang menarik pembeli
3.Harga
Harga produk ini bersaing dengan yang lainnya dengan harga Rp 24.000 per kg atau Rp 6.000 untuk ¼ kg
4.Strategi pemasaran
Strategi pemasaran dilakukan dengan mendistribusikan produk tersebut keberbagai daerah terutama daerah dengan suhu udara dingin karena minuman kopi sangat cocok didaerah tersebut.selian itu perlu dipasang sebuah iklan dimedia masa seperti Koran dan radio supaya produk ini dikenal banyak orang.

D.Promosi
Kita kan melakukan berbagai macam cara untuk mempromosikan produk ini mulai dari memasokan kepada agen-agen,membuka toko sendiri didekat pabrik,mengiklankanya melalui media masa Koran dan radio

E.Kepemilikan usaha :
Kepemilikan usaha ini dilakukan dengan cara partnership yaitu bekerjasama dengan pihak lain.cara ini dinilai yang paling tepat karena dari segi modal akan menjadi lebih ringgan dan juga dari segi pendistribusian lebih mudah sebab kita sudah mempunyai kerjsama dengan berbagai pihak.

F.Analisis tempat
1.Lokasi
Lokasi untuk pabrik pembuatan bubuk berada didaerah yang jauh dari pemukian karena pabrik kan menghasilkan kebisingan yang tinggi selian itu saya memilik tempat didaerah pedesaan karena disamping dekat dengan bahan baku,harga tanah disana cukup murah
2.Fasilitas
a.Keyamanan dalam pelayanan
b.Pekerja yang professional

G.Alat ,Peralatan dan perlengkapan
1.Jenis Alat
a.Wadah
b.Gunting
c.Karung
d.Tempat sampah
e.Dan lain-lain
2.Peralatan
a.Mesin penggiling
b.Oven kopi
3.Perlengkapan
a.Sepatu boot
b.Sarung tangan
c.Masker


H.Rencana keuangan
1.Biaya langsung :
a.Gedung pabrik Rp 10.000.000
b.Mesin penggiling RP 2.500.000
c.Oven kopi Rp 2.000.000
d.Perlengkapan lain Rp 700.000 +

Jumlah Rp 15.200.000

2.Biaya tak langsung perbulan :

a.Bahan baku kopi untuk 1000 kg @1000 X 10.000 RP 10.000.000
b.Bahan Tambah Rp 1.000.000
c.Kemasan produk Rp 500.000 +

Jumlah Rp 11.500.000

Total pengeluaran = biaya langsung + biaya tak langsung
= Rp 15.200.000 + Rp 11.500.000
= Rp 26.700.000

3.Biaya operasional tiap bulan:
a.Bahan baku Rp 10.000.000
b.Bahan Tambah Rp 1.000.000
c.Kemasan produk Rp 500.000
d.Listrik Rp 200.000
e.Penyusutan Rp 500.000
f.Operasi penjualan Rp 500.000
g.Gaji pegawai Rp 1.200.000 (untuk 2 orang perbulan ) +

Jumlah Rp 13.900.000

Catatan : 1 kg kopi menjadi 0,7 kg bubuk kopi
Berarti untuk 1000 kg kopi menghasilkan 700 kg bubuk


Harga jual dipasar Rp 24.000

Maka laba kotor : 700 X 24.000
: Rp 16.800.000

Laba bersih : laba kotor – biaya operasional
: Rp.16.800.000 – Rp.13.900.000
: Rp 2.900.000

4. Bisnis rasio
Modal : laba
Rp.26.700.000 : RP 2.900.000
9,2 : 1

Jadi labanya 10,8 % dari modal maka dalam jangka 1 tahun modal telah kembali

Jumat, 08 Januari 2010

METROLOGI

Laporan praktikum metrologi :

1.KALIBRASI DAN PEMAKAIAN JANGKA SORONG download
2.KALIBRASI DAN PEMAKAIAN MIKROMETERdownload
3.KALIBRASI JAM UKUR (DIAL INDICATOR)download
4.PENGUKURAN DENGAN BATANG SINUSdownload
5.PENGUKURAN KELURUSAN POROSdownload
6.PENGUKURAN SUDUT DENGAN ANGEL GAUGEdownload
7.PENGUKURAN TIRUS DALAM DAN TIRUS LUAR download

bagi temen2 yang mau copy silahkan tapi datanya diganti yaw.....entr di marahi pak dosen bgt .heeee